Telisik Lebih Lanjut Proses Kehamilan Terjadi!

Tidak banyak yang tahu bagaimana proses kehamilan terjadi. Jika mengacu pada pelajaran biologi, sebagian besar orang hanya tahu bahwa kehamilan terjadi akibat sel telur yang dibuahi sperma. Tapi sebenarnya proses kehamilan tidaklah sesederhana itu dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Proses kehamilan

Sumber gambar : https://www.honestdocs.id/

Karena itu kami akan menguraikan bagaimana proses kehamilan akhirnya bisa terjadi. Berikut ulasannya!

Komponen Penting Proses Kehamilan adalah Sperma dan Sel Telur

Perempuan setiap bulannya mengalami siklus dimana sel telur yang matang dari salah satu ovarium akan dilepaskan. Setelah dilepaskan, sel telur itu akan melewati tuba falopi sepanjang 10 sentimeter sampai ke rahim anda. Sel telur yang matang hanya bertahan selama 24 jam sejak lepas dari ovarium.

Jika tidak dibuahi, maka perempuan akan mengalami menstruasi setiap bulannya. Namun jika dibuahi oleh sperma yang berkualitas baik maka proses kehamilan dapat terjadi.

Berbeda dengan perempuan yang hanya memiliki satu sel telur setiap bulan, laki-laki selalu memproduksi sperma sepanjang hidup. Perlu 2 hingga 3 bulan untuk proses spermatogenesis terjadi. Spermatogenesis artinya membentuk sel sperma baru.

Hanya satu sel sperma dari 20 hingga 300 juta sel sperma dalam 1 mili air mani yang dalam membuahi sel telur hingga terjadi proses kehamilan.

Step Pertama Proses Kehamilan adalah Ovulasi

Sumber gambar : https://hellosehat.com/ 

Tahap awal proses kehamilan adalah ovulasi. Dimana sel telur melepaskan diri dari indung telur atau ovarium. Semua berawal dari sekelompok sel telur yang berjumlah 15 hingga 20 sel telur matang yang tumbuh dalam kantong kecil berisi cairan (folikel). Namun, tidak semua sel telur akan keluar dari folikel. 

Hanya satu sel telur yang paling matang akan keluar dari folikel. Ini terjadi  dalam waktu 2 minggu setelah menstruasi terakhir yang anda dapatkan. Saat ini, hormon estrogen akan meningkat.

Untuk menjamin proses kehamilan dapat terjadi, anda memiliki waktu 6 hari dalam masa subur ini untuk melakukan hubungan seks dengan suami. 

Jika anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, anda bisa melakukan perhitungan sistem kalender. Jika anda memiliki siklus menstruasi 28 hari, hari ke 14 bisa jadi merupakan masa subur anda. Hari yang tepat untuk melakukan hubungan seks dengan suami sehingga proses kehamilan yang diharapkan dapat terjadi.

Namun, jika masih ragu, gunakan saja alat pengukur kesuburan yang kini tersedia di apotek. Alat ini akan mendeteksi kesuburan lewat kandungan hormon LH yang akan diketahui melalui urine. Hormon LH yang meningkat menunjukkan sel telur anda yang matang akan segera keluar.

Step Kedua Proses Kehamilan adalah Penebalan Lapisan Rahim

Terjadi penebalan rahim dalam proses kehamilan yang terjadi setelah sel telur yang telah matang keluar dari folikel yang dipacu oleh hormon estrogen. Inilah peranan penting folikel dimana ia akan berkembang menjadi korpus luteum yang akan melepaskan hormon yang fungsinya adalah membuat lapisan rahim menebal sehingga siap untuk menyambut sel telur yang akan dibuahi. 

Step Ketiga Proses Kehamilan adalah Perjalanan Sperma dan Ovum Menuju Tuba Falopi

Tuba Falopi menjadi tempat bertemunya sel telur dan sperma yang membuat proses kehamilan bisa terjadi. Setelah melepaskan diri dan keluar dari folikel, sel telur melakukan perjalanan menuju tuba falopi dan berhenti disana, menunggu untuk dibuahi.

Meski begitu, sel telur tidak dapat bertahan lama. Sel telur hanya memiliki waktu 24 jam untuk dibuahi hingga terjadi proses kehamilan. Lebih dari itu, sel telur akan kembali melakukan perjalanan menuju uterus, menebal dan luruh. Inilah yang disebut masa menstruasi. Dengan begitu, hormon akan kembali normal.

Namun, jika dalam waktu 24 jam sel telur bertemu satu dari sekian ratus juta sperma, maka ia akan membuat lapisan pelindung yang akan melindunginya dari sperma yang lain. Inilah yang disebut proses pembuahan hingga terjadi proses kehamilan.

Sperma yang berenang lebih cepat yang akan berhasil bertemu sel telur dalam waktu kurang dari setengah jam untuk memungkinkan terjadinya proses kehamilan. Sementara yang lain, membutuhkan waktu berhari-hari lamanya.

Step Keempat dalam Proses Kehamilan adalah Pembuahan

Fertilisasi atau pembuahan terjadi saat susunan genetik calon janin sudah lengkap. Genetik calon janin lengkap karena materi genetik antara sperma dan sel telur telah terbentuk sempurna. Butuh waktu 24 jam pembuahan ini akan mengubahnya menjadi zigot. Zigot inilah yang nantinya akan berkembang menjadi janin jika proses pembuahan berhasil.

Proses kehamilan ini akan sekaligus menentukan jenis kelamin calon bayi. Sperma yang membawa kromosom Y akan menjadikan calon bayi anda lelaki. Sementara jika sperma membawa kromosom X, maka bayi anda adalah perempuan. 

Step Kelima dalam Proses Kehamilan adalah Proses Pembentukan Janin

Sumber gambar : https://www.klikdokter.com/ 

Zigot yang membawa sekitar 100 sel baru, akan membentuk sebuah buntalan yang biasa disebut dengan blastokista. Buntalan ini kemudian berjalan menuju rahim selama kurang lebih 3 hari lamanya.

Blatokista lah yang menempel di dinding rahim hingga dapat terjadi proses kehamilan. Dimana, Blatokista akan berkembang menjadi embrio dan plasenta. Embrio dalam proses kehamilan adalah bakal janin.

Waktunya cukup panjang. Anda dapat mengetahui keberhasilan embrio benar-benar bisa berkembang dan proses kehamilan itu dikatakan berhasil butuh waktu beberapa minggu. Jika embrio berkembang baik, secara otomatis tubuh akan memproduksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin).

Step Keenam dalam Proses Kehamilan adalah Perkembangan Janin

Anda bisa mulai melakukan tes kehamilan setelah anda mengalami keterlambatan menstruasi selama 1 minggu lamanya. Kemungkinan besar, proses kehamilan sedang terjadi. Jika hasil masih negatif tetapi anda belum juga mengalami menstruasi, anda bisa mencoba melakukan tes ulang dalam waktu 1-2 minggu kemudian.

Proses kehamilan yang terjadi memakan waktu dan mungkin bagi sebagian perempuan, proses kehamilan baru terdeteksi ketika janin mulai terbentuk. Otak, sumsum tulang belakang, dan organ-organ janin akan terbentuk saat janin mulai berusia 5-6 minggu. Saat ini pula, jantung janin mulai berdetak.

Jika anda menginginkan untuk melakukan usg pada janin, pilih waktu yang tepat dengan mengetahui lebih dulu usia kehamilan anda secara manual. Masuk usia kehamilan 8 minggu anda bisa melakukan USG karena di waktu ini, proses kehamilan akan menunjukkan janin tumbuh dengan panjang mencapai 1 sentimeter atau lebih. Janin akan terus tumbuh hingga usia 40 minggu lamanya sampai ia siap dilahirkan ke dunia. 

Nah, jika anda memang sudah dinyatakan hamil oleh dokter atau tenaga medis lain, anda harus menjaga kesehatan dan kebugaran hingga sang bayi lahir ke dunia. Proses kehamilan memang cukup rumit dan memakan waktu. 

Namun, anda tidak perlu terlalu memikirkannya saat melakukan hubungan dengan suami. Sebab, situasi yang rileks justru akan membuat anda lebih nyaman dan berpotensi besar untuk berhasilnya proses kehamilan.

Leave a Comment