Perkembangan Janin Dalam Setiap Bulan

Dalam masa kehamilan, baik itu dari semester pertama hingga menjelang persalinan. Janin mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perkembangan janin dalam setiap bulannya ini, ditandai dengan membesarnya perut sang ibu. Yang menandai janin tumbuh dengan baik.

Perkembangan janin

Sumber gambar : https://hellosehat.com

Namun ternyata bukan hanya itu saja. Berkembangnya janin dalam kandungan juga sering ditandai dengan tanda-tanda lainnya. Yang umumnya hanya dirasakan oleh sang ibu. Meskipun begitu, tanda-tanda janin berkembang baik juga menandakan bahwa kandungan tidak mengalami masalah kehamilan.

Tanda-tanda Perkembangan Janin Yang Baik

Perkembangan janin sudah bisa terdeteksi dari mulai ibu merasakan kehamilan. Meskipun memang tidak bisa terdeteksi secara langsung. Namun dengan melihat dan merasakan beberapa tanda berikut ini. Bisa menjadi bukti, bahwa  janin berkembang cukup baik. Diantara tanda-tanda yang dimaksud yaitu,

1.Morning Sick

Sumber gambar : http://www.jurnas.com

Ada yang mengatakan bahwa gejala morning sick, atau biasa disebut gejala mual muntah pada ibu hamil adalah salah satu hal yang paling tidak disukai. Namun ternyata, gejala morning sick ini justru menjadi tanda perkembangan janin yang baik. Hal ini didasari, bahwa dengan gejala tersebut, si ibu merasakan bahwa janin dalam kandungan masih ada. Dan terhindar dari kemungkinan mengalami keguguran.

2. Janin Bergerak Aktif

Tanda perkembangan janin yang baik selanjutnya yaitu adanya gerakan janin. Janin yang bergerak aktif menandakan bahwa janin tumbuh dengan baik. Hal yang harus diwaspadai justru ketika gerakan janin berkurang. Ataupun tidak menimbulkan gerakan sama sekali. Karena ada kemungkinan terdapat masalah dalam kandungan.

3. Ukuran Janin Bertambah Dalam Setiap Bulannya

Selain terlihat dari perut ibu yang terus membesar. Perkembangan janin yang baik juga bisa ditandai dengan ukuran janin yang terus bertambah dalam setiap bulannya. Untuk pengukuran ini bisa dilakukan melalui USG maupun dengan pengukuran manual. Yaitu diameter perut ibu diukur dan dicocokkan dengan ukuran janin yang seharusnya. Misalnya, janin yang berusia 5 bulan, angka rata-rata sekitar 25 cm.

4. Detak Jantung

Untuk mendeteksi detak jantung pada bayi memang hanya bisa dilakukan dimulai pada semester kedua. Yaitu antara 20 minggu atau sekitar 4 bulan ke atas. Perkembangan janin yang baik ditandai dengan detak jantung yang kencang. Pada usia kehamilan sekitar 36 minggu hingga persalinan, detak jantung janin yang sehat yaitu sekitar 110 hingga 160 denyut jantung, yang dihitung dalam 1 menit.

5. Posisi Janin

Perkembangan janin yang baik ditandai juga dengan posisi janin. Dimana pada saat menjelang persalinan, posisi janin akan berputar. Sehingga posisi kepala janin berada di bawah. Yang menandakan janin/bayi sudah siap untuk dilahirkan.

Perkembangan Janin Dari Bulan Ke Bulan

Sumber gambar : Sumber gambar  : https://www.idntimes.com

Selama 9 bulan masa kehamilan, janin akan tumbuh dan berkembang sesuai usia kehamilan. Perubahan pada ukuran hingga gerakan, juga menentukan dalam perkembangan janin ini. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dari pembahasan berikut ini.

1.Usia 1 Bulan Kehamilan

Kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir ( HPHT ). Di masa ini memang belum ada embrio pada rahim, namun di masa HPHT tersebut, umumnya masa subur dimulai. HPHT ini juga yang nantinya akan menentukan Hari Perkiraan Lahir ( HPL ) bayi. Masa ini disebut minggu pertama kehamilan.

Barulah di minggu kedua, rahim melepaskan sel telur. Di sisi lain, jutaan sel sperma masuk dalam upaya pembuahan ( ovulasi ). Namun dari jutaan sperma tersebut, hanya ada satu sperma yang akan berhasil membuahi sel telur. Sel telur yang dibuahi akan tinggal di tuba falovi selama 3 hari. Kemudian membelah dan masuk kedalam rahim.

Di dalam rahim inilah, sel telur yang telah dibuahi dan membelah tersebut berubah menjadi embrio. Peristiwa ini terjadi di bulan pertama kehamilan. Bagi sebagian wanita, peristiwa sel tel telur yang  tinggal di tuba falovi tersebut, akan ditandai dengan adanya bercak/flek kecokelatan. Yang menandakan bahwa dirinya telah hamil.

2. Usia 2 Bulan

Di masa kehamilan 2 bulan, embrio dalam rahim sudah berukuran sebesar benih bunga. Meskipun begitu, embrio tersebut memiliki 2 lapisan sel yang nantinya akan berkembang dan tumbuh seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Diantaranya lapisan epiblast yang akan membentuk tubuh dan juga hypoblast yang akan menjadi makanan janin dalam kandungan. Di usia ini juga, embrio sudah dikelilingi kantung ketuban dan plasenta sudah mulai dalam masa pembentukan. Di usia kehamilan 2 bulan ini juga, akan terlihat tunas kecil yang akan membentuk tangan dan kaki, serta lipatan kecil yang akan menjadi telinga bayi.

Detak jantung pun sudah mulai terdengar, meskipun masih lemah. Di usia 2 bulan akhir, yaitu sekitar 8 minggu, embrio sudah berubah menjadi janin. Dengan ukuran sekitar 2,5 cm dan berat sekitar 1/30 ons. Baru di usia kehamilan selanjutnya, ukuran dan berat janin ini akan bertambah seiring meningkatnya usia kehamilan.

3. Kehamilan 3 Bulan

Perkembangan janin di usia kehamilan 3 bulan ini mulai bisa dirasakan ibu. Meskipun belum ada perbedaan signifikan yang terlihat pada perut ibu hamil. Namun di masa ini, janin sudah mulai mengalami cegukan. Fitur wajah pun sudah mulai berkembang. Dan hampir sekitar 90% anatomi tubuh sudah mulai terbentuk.

4. Usia 4 Bulan ( Semester Ke-2 )

Masuk ke bulan yang 4, Anda mulai memasuki semester ke-2 kehamilan. Biasanya di fase ini, semua keluhan mual muntah sudah mulai hilang, meskipun tidak sepenuhnya. Meskipun matanya masih tertutup, namun di fase ini juga perkembangan janin sudah mulai meningkat. Terbukti dengan berfungsinya indera pendengaran pada janin.

5. Kehamilan Usia 5 Bulan

Di masa kehamilan menjelang 5 bulan ini, indera janin sudah mulai berfungsi dengan baik. Pendengaran sudah mulai jelas serta cegukan sudah sering dilakukan. Bukan itu saja, kelamin janin juga sudah mulai terlihat di masa ini. Meskipun untuk kelamin ini, sudah mulai terbentuk di usia kehamilan yang ke-4. Namun baru di bulan kelima, alat kelamin bayi bisa terbentuk dengan sempurna.

6. Menginjak 6 Bulan Kehamilan

Di bulan ini, ukuran janin/bayi sudah sebesar buah kelapa. Pada usia kehamilan menginjak 6 bulan ini juga, anda akan mulai merasakan tendangan bayi. Meskipun tendangannya masih lemah. Namun hal itu, menandakan bahwa perkembangan janin sudah mulai mengalami peningkatan. Berat janin sudah mulai mencapai 500 gram.

7. Usia 7 Bulan ( Semester 3 )

Memasuki semester 3, perkembangan janin sudah mendekati sempurna, meskipun masih belum siap untuk dilahirkan. Dalam masa ini, janin sudah berubah menjadi bayi dengan indera yang cukup baik. Bayi sudah mulai membuka mata, berkedip hingga berlatih untuk bernapas.

Pada fase ini juga, bayi sudah memiliki jam tidur sendiri. Setelah tertidur selama 30 hingga 90 menit, bayi akan mulai menendang perut Anda. Setidaknya untuk memberi tanda, bahwa bayi  sudah bangun dari tidurnya. Ukuran bayi pun sudah mulai membesar, dengan lemak tubuh yang semakin terbentuk.

8. Fase Usia 8 Bulan Kehamilan

Di masa ini, anda akan mulai  merasa susah bergerak. Karena memang ukuran bayi sudah mulai membesar. Beratnya sekitar 1,5 kilogram dan akan bertambah sekitar 750 gram dalam setiap minggunya. Otak dan paru-parunya pun sudah mulai berkembang pesat. Perkembangan janin dalam fase ini sudah menjadi sesosok bayi mungil, yang sedang mempersiapkan proses kelahirannya.

9. Usia 9 Bulan

Biasanya, di masa usia kehamilan 9 bulan ini, posisi bayi sudah mulai terbalik. Dengan posisi kepala berada di bawah, yang akan memudahkan proses kelahiran nantinya. Namun, jika bayi belum berada di posisi ini, Anda sebaiknya cepat-cepat berkonsultasi dengan dokter.

Karena di masa ini, seluruh anatomi hingga indera pada bayi sudah sempurna. Sehingga Anda bisa melahirkan kapan saja. Namun, yang umumnya terjadi, kelahiran terjadi saat kehamilan memasuki 39 minggu. Namun hal ini tidak bisa dipastikan. Karena banyak juga yang melahirkan sebelum ataupun sesudah HPL ( hari perkiraan lahir ).

Nah, demikian penjelasan mengenai perkembangan janin. Baik yang dimulai dari saat masih menjadi embrio, janin, hingga akhirnya menjadi bayi yang siap untuk dilahirkan. Nah, bagi Anda yang tengah hamil. Tak ada salahnya jika Anda mengajak janin Anda berbicara. Karena umumnya, janin sudah bisa mendengar dan merasakan empati. Meskipun masih berada  dalam kandungan.

Leave a Comment