Pentingnya Memilih Sekolah Ramah Anak

Tinggal menghitung bulan, anda akan dihadapkan dengan tahun ajaran baru dimana anda akan menitipkan anak-anak untuk sekolah. Begitu banyak sekolah dengan beragam metode pengajaran yang bisa anda pilih. Tapi, dari semua sekolah yang menawarkan keunggulan beragam anda harus memilih sekolah ramah anak untuk menciptakan masa depan lebih baik.

Banyak kasus kekerasan fisik dan psikis yang terjadi di sekolah, membuat orang tua harus jeli memilih sekolah ramah anak. Selain memberikan fasilitas dan kenyamanan dalam mengakses pendidikan di sekolah, sekolah ramah anak juga memberikan jaminan untuk memberikan hak anak didik secara penuh tanpa kekerasan.

Jadi sebenarnya bagaimana sih sekolah ramah anak itu? Berikut ulasannya!

Non Diskriminasi

Sekolah ramah anak

Sumber gambar : http://ilmusospolek.blogspot.com/

Yang menjadi prinsip utama dalam konsep mewujudkan sekolah ramah anak adalah tidak ada diskriminasi. Sekolah harus menjadi hak hidup serta memberikan penghargaan pada anak tanpa adanya diskriminasi kepentingan tertentu.

Berdasarkan pasal 4 UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yang menyebutkan jika anak memiliki hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat, martabat kemanusiaan dan juga mendapatkan perlindungan atas kekerasan dan diskriminasi.

Anak-anak harus memiliki kebebasan berpendapat, berpartisipasi dalam seluruh kegiatan sekolah, kehidupan sosial dan mendorong tumbuh kembang anak dengan maksimal.  Yang artinya, sekolah ramah anak merupakan sekolah/madrasah yang menciptakan rasa aman bagi anak-anak.

Selain itu, sekolah ramah anak juga memiliki lingkungan sekolah yang bersih, hijau dan sehat. Hal itu menunjang perkembangan anak-anak secara fisik, kognisi dan psikososial. Tidak boleh juga ada diskriminasi kepada anak perempuan dan anak laki-laki termasuk juga anak yang memerlukan pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus.

Proses Belajar Mengajar Demokratis dan Ramah Anak

Dalam sekolah ramah anak, anak tidak harus dipaksa melakukan sesuatu dalam melakukan proses belajar mengajar. Karena itu, program belajar mengajar dalam sekolah ramah anak harus secara otomatis membuat anak termotivasi untuk mengeksplorasi dirinya.

Selain itu, sekolah ramah anak juga memberikan ruang pada anak untuk berpartisipasi secara aktif sesuai dengan kebutuhan mereka.

Apa pun aktivitasnya, sekolah ramah anak mengupayakan proses pembelajaran pada anak tidak akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka. Baik itu secara fisik, mental, maupun sosialnya.

Sekolah ramah anak memiliki pola pembelajaran yang atraktif dan menyenangkan seolah anak-anak diajak bermain. Di sisi lain, nilai-nilai karakter yang seharusnya dimiliki anak dapat sekaligus terlihat dalam partisipasi aktif anak.

Guru dan Tenaga Pendidik Mendapat Pelatihan Hak Anak

Dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, guru memiliki peran yang sangat penting. Karena itu dalam sekolah ramah anak, guru memiliki 3 hal dasar dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar.

Guru pengajar usia TK dan SD dalam sekolah ramah anak memiliki rasa kecintaan terhadap anak, memahami dunia mereka dan mampu memberikan pendekatan pada anak secara intens demi memahami keinginan anak.

Sekolah ramah anak, memiliki guru yang terlatih soal hak-hak anak. Tenaga pendidik memiliki kepedulian untuk melindungi anak-anak dari hal-hal negatif yang bisa saja terjadi di dalam sekolah. Sehingga, sekolah ramah anak dapat mewujudkan generasi baru tanpa kekerasan.

Sarana dan Prasarana Anak Terpenuhi

Sumber gambar : https://smpn1kotabengkulu.sch.id/

Sarana dan prasarana Sekolah Ramah Anak memiliki sejumlah aspek penting seperti kesehatan, kenyamanan, kemudahan, keamanan dan kelengkapan fasilitas yang menunjang program belajar mengajar.

Bangun sekolah pada sekolah ramah anak dibuat aman dan nyaman. Sehingga dalam penyelenggaraan belajar mengajar, tenaga pendidik dan peserta didik dapat fokus belajar. Selain bangunan yang aman, sekolah ramah anak juga memiliki instalasi listrik yang aman dan menyediakan akses jalan darurat jika terjadi bencana atau kebakaran yang tak terduga.

Selain itu, sekolah ramah anak juga sangat memperhatikan pencahayaan dan ventilasi pada setiap kelas dan ruangan. Tak hanya itu, sumber air bersih yang digunakan selama di sekolah juga diperhatikan.

Sekolah ramah anak juga dilengkapi dengan perpustakaan yang lengkap dengan buku penunjang belajar anak, laboratorium sebagai ruang praktikum anak, ruang konseling untuk anak-anak mengeluhkan keseharian, selain itu juga dilengkapi dengan ruang kesehatan yang dilengkapi dengan obat untuk pertolongan pertama pada sakit yang dialami anak.

Partisipasi Anak Diutamakan

Sekolah ramah anak memberikan perhatian khusus pada partisipasi anak. Anak-anak diberikan jaminan untuk melakukan pengaduan kepada pihak sekolah dari kasus yang mungkin saja dialami.

Anak-anak diperkenankan membuat sebuah komunitas anti kekerasan serta memberikan anak-anak mengikuti ektras kurikuler sesuai dengan minat dan bakatnya.

Yang lebih menonjol dari sekolah ramah anak adalah anak-anak dilibatkan dalam penyusunan program kerja sekolah. Pihak sekolah biasanya memilih perwakilan peserta didik dan mendengarkan masukan dari mereka.

Lingkungan Sekolah yang Mendukung

Perspektif sekolah ramah anak memungkinkan lingkungan sekolah menjadi tempat bagi anak untuk belajar tentang kehidupan. Apalagi untuk sekolah yang memiliki program full day school.

Sekolah ramah anak memberikan pengalaman-pengalaman baru bagi anak untuk merasakan kehidupan bermasyarakat yang baik.

Lingkungan sekolah yang mendukung ini memungkinkan anak Suasana aktivitas anak yang ada di masyarakat juga diprogramkan di sekolah sehingga anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Kantin Sekolah yang Sehat

Orang tua diperkenankan untuk menilik makanan apa saja yang dijual di kantin sekolah. Jika memang ada yang seharusnya tidak dikonsumsi anak dijual bebas di kantin sekolah, maka orang tua wali murid dapat mengatakan keberatannya terhadap pihak sekolah.

Jajanan yang dijual di kantin sekolah ramah anak harus terhindar dari bahan pengawet, pewarna sintetis dan bahan berbahaya lainnya. Sekolah biasanya melibatkan puskesmas setempat dan BPOM serta instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan uji layak makanan yang dijual di kantin sekolah.

Dalam sekolah ramah anak, kesehatan menjadi perhatian penting. Nantinya, anak-anak yang menjadi konsumen utama kantin sekolah, maka apa yang dijual dan fasilitas kebersihan yang ada di kantin sekolah juga menjadi prioritas dalam penyelenggaraan sekolah ramah anak.

Sekolah ramah anak juga mempersiapkan anak memahami membuang sampah di tempatnya serta memilah sampah organik dan non organik.

Tata Tertib Sekolah yang Transparan

Semua aturan sekolah disosialisasikan pada orang tua dan anak-anak di awal tahun ajaran. Selain tata tertib sekolah, orang tua dan anak juga diberikan pengertian soal sanksi atas setiap pelanggaran yang diberikan pada anak.

Jadi jika ada keberatan atas sanksi yang diberikan, orang tua wali murid dapat memberikan saran secara terbuka kepada pihak sekolah. Hanya saja, biasanya sanksi yang diberikan di dalam sekolah ramah anak tidaklah mengandung kekerasan melainkan sanksi yang mendidik.

Jadi, pastikan anak-anak anda sekolah di sekolah ramah anak ya! Selain dapat menjadi tumbuh kembang anak, sekolah ramah anak memberikan perlindungan dan hak-hak anak. Sehingga diskriminasi, bullying dan berbagai kekerasan dalam bentuk verbal dapat dihindarkan atau diminimalisir.

1 thought on “Pentingnya Memilih Sekolah Ramah Anak”

Leave a Comment