Pelancar Asi, Antara Suplemen Dan Makanan Alami, Manakah Yang Paling Aman?

Bagi ibu menyusui, asi bisa diibaratkan sebagai senjata untuk memberikan asupan makanan dan nutrisi pada sang buah hati. Namun ada kalanya asi yang harusnya keluar banyak, justru malah sedikit, atau mungkin malah tidak keluar sama sekali. Salah satu solusinya tentu saja dengan mngkonsumsi suplemen ataupun makanan tertentu. Namun dari kedua pelancar asi tersebut, manakah yang paling aman ?

Pelancar asi

Asi sendiri baru akan keluar sesaat setelah proses persalinan. Namun ada juga yang mengalami asi keluar di saat menjelang persalinan, maupun seminggu hingga 2 minggu setelah melahirkan. Semuanya itu masih terbilang wajar, karena hormon wanita berbeda-beda untuk setiap individu.

Suplemen Pelancar Asi, Apakah Ada Efek Sampingnya ?

Saat ini, ada banyak suplemen pelancar asi yang dijual di pasaran. Umumnya suplemen-suplemen tersebut mengklaim bahwa produk-produk tersebut berbahan dasar alami dan terbukti aman bagi ibu menyusui. Tapi, apakah memang benar-benar aman ? mengingat supelemen-suplemen tersebut dibuat dengan proses kimia.

Nah, untuk menambah pengetahuan Anda. Berikut ini akan dibahas beberapa suplemen pelancar asi. Baik secara manfaat ataupun efek samping yang mungkin ditimbulkannya. Diantaranya :

1.Lactamam

Lacatamam merupakan suplemen pelancar asi yang memang dibuat khusus untuk ibu menyusui. Meskipun aman, namun Anda juga perlu memperhatikan aturan minum dan pemakaiannya. Karena ibu menyusui dengan gangguan diabetes, asma, hipoglikemia, migrain ataupun hipertensi tidak bisa secara langsung mengkonsumsi suplemen ini.

Ada baiknya untuk berkonsultasi dulu dengan dokter, untuk mengkonsumsi suplemen ini. Terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas. Karena jika tidak, bukan tak mungkin efek samping yang ditimbulkan, malah akan berdampak terhadap pengurangan jumlah asi yang keluar nantinya.

2. Metoklopramid

Sumber gambar : https://www.tokopedia.com

Metoklopramid sebenarnya adalah obat mual. Namun dalam beberapa penelitian, obat ini disinyalir bisa menghambat pelepasan dopamin. Sehingga kadar prolaktin meningkat. Yang mengakibatkan asi keluar dalam jumlah banyak.

Selain bisa memberikan manfaat, metoklopramid juga ternyata memiliki efek samping, meskipun masih dalam tahap yang wajar. Efek samping yang dimaksud yaitu diare, mengantuk dan juga merasa lelah dan letih. Namun jika Anda merasakan efek samping yang melampaui batas, seperti sakit kepala, terjadi penurunan hingga depresi, maka sebaiknya Anda menghentikan penggunaan obat pelancar asi ini.

Bukan itu saja, metoklopramid juga sangat tidak disarankan bagi ibu menyusui yang memiliki riwayat penyakit epilepsi dan hipertensi. Dan ada baiknya juga, jika Anda tak meminum obat ini bersamaan obat yang lainnya. Terutama obat yang diperuntukkan bagi yang menderita kejang.

3. Sulpirid

Suplemen pelancar asi yang juga sering dijual di apotek yaitu sulpirid. Cara kerja suplemen ini yaitu meningkatkan hormon yang berfungsi meningkatkan kadar prolaktin. Sehingga produksi asi menjadi bertambah, dan asi bisa keluar dengan jumlah banyak. Meskipun begitu, suplemen pelancar asi ini juga memiliki efek samping. Seperti naiknya berat badan dan juga rasa kantuk, diare serta merasa lelah.

4. Domperidone

Selain metoklopramid, domperidone juga merupakan obat mual, yang kemudian terbukti bisa menjadi suplemen pelancar asi. Namun, berbeda dengan suplemen lainnya, domperidone hanya disarankan bagi ibu menyusui yang telah memiliki anak lebih dari satu.

Selain itu, pemakaian domperidone juga memiliki efek samping seperti sakit kepala, mulut kering serta kram perut. Bukan itu saja, domperidone juga tidak boleh diberikan kepada ibu menyusui yang memiliki riwayat pnedarahan pada saluran pencernaan.

Pelancar Asi Herbal Yang Terbukti Bisa Meningkatkan Produksi Asi

Selain suplemen dan obat, salah satu pelancar asi yang terbaik tentu saja bisa didapat dari sumber makanan yang bisa dikonsumsi setiap hari. Berbeda dengan suplemen, yang kemungkinan menimbulkan efek samping. Pelancar asi herbal yang ditemukan dalam beberapa sumber makanan, justru memberikan manfaat  untuk memperlancar asi dan terbukti aman untuk dikonsumsi.

Nah, apa saja sumber makanan pelancar asi yang dimaksud ? berikut rinciannya. Diantaranya :

1.Daun  Katuk

Sumber gambar : http://www.satuharapan.com

Salah satu pelancar asi yang dikenal masyarakat adalah daun katuk. Saking terkenalnya, daun katuk sering dijadikan menu wajib bagi wanita yang baru saja melahirkan. Biasanya, daun katuk ini dimasak menjadi sup bening.

Tapi tahukah Anda, apa yang mebuat daun katuk dijadikan sebagai sumber makanan pelancar asi ? Karena didalamnya terdapat kandungan laktogogum, prolaktin dan juga zat besi. Prolaktin dan laktogogum terbukti bisa meningkatkan produksi asi. Sementara zat besi berguna untuk pembentukan sel darah merah, yang bisa mencegah anemia.

2. Bayam

Salah satu sumber makanan pelamcar asi lainnya yaitu bayam. Seperti diketahui, bayam mengandung zat besi yang tinggi. Yang tentunya bisa menambah produksi sel darah merah yang bisa mencegah anemia. Sementara produksi asi yang sedikit disinyalir bisa dipengaruhi oleh darah rendah. Sementara darah rendah sendiri disebabkan karena kurangnya zat besi dalam tubuh.

3. Pare

Meskipun rasanya cenderung pahit, ternyata pare juga memiliki segudang manfaat. Salah satunya sebagai pelancar asi alami. Pare sendiri mengandung fitonutrien, folat serta vitamin C. Fitonutrien dan folat ini terbukti bisa memperbanyak jumlah produksi asi pada tubuh ibu menyusui.

4. Asparagus

Sumber gambar : https://berkeluarga.id

Asparagus memang bukan sayuran asli Indonesia. Namun Anda bisa menemukannya di berbagai supermarket dan swalayan. Sayuran berdaun hijau ini memiliki kandunagn vitamin A dan vitamin K, serta kaya akan serat. Untuk informasi, vitamin A dan K ini terbukti bisa merangsang pertumbuhan prolaktin. Dimana prolaktin ini telah terbukti sebagai pelancar asi pada ibu menyusui.

5. Kacang hijau

Bukan hanya ssaat menyusui saja, bahkan saat hamil pun, dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi kacang hijau. Karena sumber makanan ini memang memiliki khasiat sebagai pelancar asi. Hal ini dikarenakan, dalam satu porsi kacang hijau seberat 100 gram saja, terdapat sedikitnya karbohidrat dengan kapasitas sekitar 63%.

Dengan kalori sebesar itu, tentunya bisa melengkapi kebutuhan ibu menyusui. Terutama dalam membantu tubuh dalam memproduksi asi dalam jumlah banyak. Tak heran, jika sumber makanan ini menjadi menu yang sering disarankan oleh banyak dokter kandungan ahli gizi.

6. Salmon

Makanan pelancar asi selanjutnya yaitu salmon. Meskipun  harganya tak murah, namun salmon bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan jumlah asi yang melimpah. Karena dalam  satu porsi ikan salmon, mengandung banyak omega 3 dan juga asam lemak essensial.

Dimana kedua kandungan tersebut terbukti berkhasiat untuk meningkatkan hormon laktasi prolaktin, yang sangat bagus dikonsumsi  oleh ibu menyusui. Karena seperti diketahui, hormon prolaktin berguna untuk memperlancar asi.

Demikian penjelasan mengenai suplemen dan juga sumber makanan yang bisa dijadikan sebagai pelancar asi. Menurut Anda, dari kedua asi booster tersebut, manakah yang paling aman ? Apakah itu asi booster yang berupa suplemen ? ataukah sumber makanan alami ( herbal ) ?

Leave a Comment