Manfaat Memberikan ASI Ekslusif Pada Bayi Anda

Manfaat Memberikan ASI Ekslusif ini sudah banyak diketahui oleh pakar kesehatan manapun. Dan seperti nya semua ibu setuju, bahwa ASI adalah asupan terbaik bagi bayi.

Manfaat Memberikan ASI Ekslusif Untuk Bayi

ASI eksklusif sendiri merupakan ASI yang diberikan selama 6 bulan berturut-turut sejak bayi lahir. Dalam artian, selama 6 bulan pertama, bayi hanya menerima ASI sebagai sumber asupan makanan utama sehari-harinya.

Namun ternyata, pemberian ASI ekslusif ini tidak hanya bermanfaat bagi bayi. Tapi juga buat kesehatan si ibu. Inilah yang menjadikan menyusui merupakan sebuah proses yang sehat dan saling menguntungkan buat ibu dan bayi.

Apa saja manfaat memberikan ASI bagi ibu dan bayi?

ASI Meningkatkan Kekebalan Tubuh Bayi

Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan Indonesia, bahwa manfaat ASI Eksklusif yang utama adalah menangkal berbagai macam penyakit pada bayi. Simpelnya, ASI bekerja membentuk sistem kekebalan tubuh alami pada bayi.

Pemberian ASI eksklusif ini dapat menangkal penyakit umum pada bayi yang disebabkan bakteri dan virus, seperti diare, asma, alergi, infesksi saluran pernafasan dan meningitis. ASI juga dipercaya menangkal penyakit berat yang menyebabkan kematian mendadak pada bayi.

Selain itu, ASI juga menurunkan reiko obesitas pada bayi dalam proses tumbuh kembangnya, dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

Meningkatkan Kecerdasan Anak

ASI Ekslusif memang menunjang pertumbuhan otak bayi secara signifikan. Otak bayi yang diberikan ASI selama 6 bulan, mendapatkan manfaat optimal dari nutrisi lengkap pada ASI.

Namun demikian, banyak peneliti yang mempercayai bahwa pertumbuhan otak dan kecerdasan anak, juga dibentuk lewat ikatan emosi postif ibu dan bayi saat proses menyusui terjadi. Ikatan positif ini berkontribusi besar dalam membentuk emosi bayi sehingga bayi menjadi lebih cerdas.

Membentuk Kecerdasan Kognitif Bayi

Kecerdasan pada anak terbentuk sejak bayi. Menurut Jurnal Nasional, Kecerdasan Kognitif adalah salah satu kecerdasan yang dimiliki anak. Kecerdasan Kognitif Anak diarahkan pada pengembangan Auditoric, Visual, Tactile, Kinesthetic, Arithmetic, Geometric, dan Science.

ASI dan proses pemberian ASI sendiri secara alami membentuk kecerdasan kognitif bayi. Proses pembentukan kecerdasan yang tidak didapatkan oleh bayi non-ASI, yang mendapatkan asupan makanan dari susu formula.

Mencegah Obesitas

ASI eksklusif mengandung lebih sedikit insulin dibandingkan susu formula. Seperti diketahui, insulin merupakan lemak dalam tubuh. Sehingga proses pembentukan lemak menjadi minimal.

Selain itu, ASI eksklusif ini memiliki kadar Leptin lebih tinggi. Leptin sendiri merupakan hormon yang memiliki peran dalam proses metabolisme lemak dalam tubuh dan memberikan efek kenyang pada bayi.

Selain itu ASI juga memenuhi semua nutrisi yang diperlukan oleh bayi, untuk pembentukan energi dan zat gizinya. Sehingga dengan fakta ini ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sebetulnya sudah cukup. Dan bayi tidak perlu asupan selain ASI, seperti susu formula maupun makanan sejenis lain nya.

Manfaat ASI untuk ibu

Selain bayi yang merasakan manfaat luar biasa dari ASI, ada beberapa keuntungan bagi ibu selama proses menyusui ini.

Menghilangkan Trauma

Manfaat ASI bagi si ibu lebih ke efek psikologis. Proses pemberian ASI pada bayi, dapat menghilangkan rasa trauma ibu pasca proses persalinan. Selain itu, kehadiran si kecil bisa menjadi penyemangat ibu dan proses pemberian ASI ini memebtuk ikatan itu semakin kuat.

Manfaat Memberikan ASI Ekslusif – Mencegah Kanker Payudara

Proses pemberian ASI ini dipercaya dapat menurunkan resiko ibu terkena kanker payudara. Saat selesai melahirkan, hormon dalam tubuh ibu secara otomatis disiapkan untuk memproduksi ASI yang melimpah.

Jika ASI ini tidak diberikan pada bayi, proses alami pembentukan ASI akan terganggu. Tak jarang ASI jadi surut dan tidak lagi diproduksi. Proses ini bisa memicu resiko kanker payudara menjadi lebih tinggi.

Sebagai Media Kontrasepsi Alami

Saat ibu memberikan ASI, hormon tubuh akan berfokus pada produksi ASI bagi bayi. Sehingga proses ovulasi akan terhambat. Dalam dunia medis, proses  ini dinamakan Amenore Laktasi. Dengan kata lain, pemberian ASI dapat menjadi KB alami.

Sehingga, peluang kehamilan ibu akan menjadi lebih kecil. Dengan catatan si ketika ibu memberikan ASI kapanpun si bayi membutuhkan.

Leave a Comment