Kenali Siklus Haidmu! Mengapa Haid Tidak Teratur?

Haid atau menstruasi adalah proses meluruhnya dinding rahim yang terjadi dalam bentuk pendarahan. Tiap perempuan mengalami siklus haid yang berbeda-beda tergantung pada kondisi tubuh serta hormonalnya.

Haid tidak teratur

Sumber Gambar : https://www.halodoc.com/

Umumnya, perempuan mengalami siklus haid setiap 28 sampai 36 hari dan berlangsung selama 3 sampai dengan 7 hari.

Ada beberapa perempuan yang mengalami haid tidak teratur setiap bulannya. Haid yang harusnya datang sesuai siklusnya, biasanya bisa datang lebih lambat atau lebih cepat. Penyebabnya bisa banyak hal. Mari kita simak penyebab haid tidak teratur dan solusinya!

Jenis-Jenis Haid Tidak Teratur

Haid tidak teratur terjadi pada tahun pertama masa haid dimulai. Namun jika setelahnya, haid tidak teratur, Maka hal itu bukan lagi hal yang wajar dan tidak dapat dianggap sepele.

Ada beberapa tipe haid tidak teratur yang dapat anda gunakan untuk mengenali siklus haid anda.

  1. Polymenorrhe, Siklus haid yang berlangsung tidak lebih dari 21 hari.
  2. Oligomenorrhea, siklus haid menjadi lebih panjang. Siklusnya bukan lagi 36 hari melainkan lebih dari itu. Hanya saja biasanya tidak lebih dari 90 hari.
  3. Amenorrhea, jika anda tidak mengalami haid selama 3 bulan berturut-turut.
  4. Metrorrhagia, haid ini disertai pendarahan yang cukup banyak dan menyiksa dengan nyeri dan keram perut.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Obesitas

Sumber Gambar : https://www.minews.id/

Perempuan dengan indeks massa tubuh lebih dari 30 memiliki risiko haid tidakĀ  teratur. lemak yang berlebih dapat berakibat negatif pada tubuh termasuk mengubah hormon dari kelenjar adrenal menjadi estrogen.

Jika indeks massa tubuh melebihi 30, menyebabkan indung telur yang tadinya mencoba melakukan siklus normal, asupan estrogen tersebut akan mengganggu. Ini akhirnya mengganggu fungsi indung telur sehingga terjadi sindroma polikistik ovari yang menyebabkan haid tidak teratur.

Hormon Prolaktin Berlebih

Masa di awal menyusui, perempuan biasanya mengalami haid tidak teratur. Perempuan yang menyusui secara eksklusif biasanya tidak mengalami menstruasi selama 4-7 bulan. Ini disebabkan produksi hormon prolaktin yang melebihi normal.

Peningkatan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari ini akan mempengaruhi kerja hormon yaitu estrogen dan progesteron yang memiliki peran penting dalam proses haid.

Selain karena menyusui, hormon prolaktin berlebih juga dapat terjadi karena adanya penyakit tumor atau ginjal.

Stres

Hipotalamus dalam otak akan terganggu ketika Anda mengalami stres, Hipotalamus adalah bagian otak yang mengatur siklus haid. Saat stres, anda akan merasakan bagaimana tubuh naik dan turun secara drastis dalam tempo yang cepat. Ini berakibat pada siklus haid yang kacau. Beberapa orang bahkan menganggap haid tidak teratur ini sebagai kehamilan palsu.

Penyakit Kronis

Gula darah yang tidak stabil karena penyakit diabetes atau celiac dapat menyebabkan haid tidak teratur. Jika tidak dapat mengontrol gula darah di angka normal dan stabil, hormon tidak akan diproduksi seimbang sehingga mengakibatkan haid tidak teratur.

Sementara itu, akan terjadi peradangan yang berakibat pada kerusakan usus kecil pada penyakit celiac. Jika usus tidak bisa bekerja normal, maka proses penyerapan makanan dalam tubuh akan terhambat.

Diare parah lumrah dialami oleh penderita penyakit celiac. Nutrisi penting yang harusnya dapat diserap tubuh akan hilang sehingga berimbas pada produksi hormon dalam tubuh yang ujungnya menyebabkan haid tidak teratur.

Masalah Tiroid

Dalam mengatur metabolisme tubuh, kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam tubuh. Kelenjar tiroid yang bermasalah akan mengakibatkan haid tidak teratur.

Masalah tiroid ini biasanya ditandai dengan cepat mengalami kelelahan, lebih peka terhadap suhu dingin atau panas, serta berat badan lebih cepat berubah. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab haid tidak teratur.

Menopause Dini

Menopause dini disebabkan oleh banyak hal. Perempuan umumnya mengalami ini ketika usianya menginjak 40 tahun. Namun, mereka yang mengalami menopause dini biasanya berhenti haid di usia sebelum 40 tahun.

Menopause dini bisa disebabkan oleh faktor genetik, terapi radiasi atau kemoterapi, pengangkatan sel ovarium, obat-obatan, kebiasan buruk merokok dan juga indeks massa tubuh yang melebihi normal. Tanda awalnya adalah haid tidak teratur, melambat dan akhirnya berhenti sama sekali.

Penggunaan Alat Kontrasepsi

Berbagai macam jenis KB dalam bentuk obat-obatan mengandung hormon estrogen dan progestin. Kedua hormon ini dapat mencegah indung telur untuk melepaskan sel telur. Ini menyebabkan haid tidak teratur.

Untuk menjadikannya normal kembali, setelah tidak mengkonsumsinya, anda bisa menunggu 4-6 bulan.

Umumnya semua alat kontrasepsi akan menyebabkan haid tidak teratur karena penempatannya menganggu siklus hormon yang memiliki peran penting dalam mengatur siklus haid.

Merokok

Sudah banyak imbauan untuk menjauhi rokok karena tidak baik untuk kesehatan. Ini juga berlaku bagi perempuan. Perempuan perokok sebagian besar akan mengalami siklus haid yang tidak lancar hingga menyebabkan haid tidak teratur.

Kandungan nikotin yang zat buruk pada rokok mengganggu hormon estrogen dan progesteron yang fungsinya mengatur siklus haid pada perempuan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang disebabkan oleh banyak hal itu? Mudah saja. Berikut cara mengatasi haid tidak teratur!

Catat dan Kenali Siklus Haid Anda

Sumber Gambar : https://www.befren.com/

Untuk melakukan penanganan yang tepat dalam mengatasi haid yang tidak teratur, Anda harus mengenali dengan baik siklus haid yang berjalan setiap bulannya. Ini untuk memastikan apakah siklus haid anda sudah berjalan sesuai dengan semestinya atau tidak.

Penting untuk mencatat siklus haid anda. Yang perlu anda tahu, siklus haid normal berada dalam rentang 21-36 hari, dan dapat berlangsung selama 2-7 hari. Biasanya bisa lebih lama, tapi jika tidak lebih dari 12 hari, hal itu masih dikatakan normal. Yang tidak normal adalah ketika haid berlangsung lebih dari 12 hari.

Jangan lupa juga mengingat gejala yang muncul ketika anda mengalami haid. Apakah terjadi kram perut, mual atau muntah saat haid terjadi, ataukan muncul penarahan berlebih ketika haid? Jika Iya, anda harus mewaspadainya.

Periksa Ke Dokter atau Bidan untuk Mendapat Penanganan Tepat

Jangan bertindak gegabah dengan mengobati sendiri haid tidak teratur yang anda alami. Jangan menggunakan obat-obatan pelancar haid jika ada gejala-gejala pendarahan, nyeri haid yang berlebihan atau keterlambatan haid.

Anda butuh dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan mendetail. Selain konsultasi medis, anda juga perlu memeriksakan diri menggunakan USG serta memeriksa darah untuk mengetahui penyebab pasti mengapa anda haid tidak teratur.

Saat melakukan pemeriksaan tersebut, akan jelas diketahui apakah anda menderita gangguan sistem reproduksi seperti polip pada indung telur atau leher rahim? Jika tidak, maka biasanya dokter dan bidan akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab haid tidak teratur pada anda.

Bisa jadi pola diet, obat-obatan tertentu, atau aktivitas fisik yang berlebihan serta perubahan berat badan dapat meyebabkan haid tidak teratur.

Pola hidup yang sehat harus anda lakukan agar haid berjalan normal kembali. Dokter atau bidan akan meresepkan obat tertentu jika dirasa perlu. Obat-obatan hormon juga diperlukan jika ada indikasi pendarahan berat saat haid.

Karena itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter saat haid tidak teratur. Penyebabnya cukup banyak, sehingga butuh banyak solusi pula untuk mengatasinya. Anda tidak bisa asal mengobati jika menginginkan tubuh yang lebih sehat dan haid kembali teratur.

Leave a Comment