Jenis Pantun Anak-anak dan Manfaatnya

Pantun merupakan salah satu dari jenis puisi lama dan sudah terkenal dari zaman dahulu dengan menggunakan bahasa nusantara. Kata pantun memiliki arti penuntun, berdasarkan bahasa Minangkabau. Sedangkan pantun anak-anak adalah pantun yang menggunakan kata-kata khusus yang mudah untuk dimengerti oleh anak.

Sebuah pantun berperan penting untung meningkatkan cara berpikir seseorang. Peran pantun lainnya adalah dapat membantu seorang anak berfikir asosiatif, supaya bisa membuat antar kata saling memiliki keterkaitan.

5 Jenis Pantun Anak-anak

pantun anak-anak

Sumber: https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/ninda/pantun-lucu-untuk-anak-anak

Pantun anak-anak terdiri dari 5 jenis yang cukup populer digunakan oleh anak-anak. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya!

1. Pantun adat

Jenis pantun adat adalah yang memiliki isi tentang bahasa, budaya, makanan, kebiasaan, tempat, dan juga adat pada suatu daerah tertentu.

2. Pantun budi

Pantun budi tidak berarti pantun yang diciptakan oleh bapak budi. Tetapi berisi tentang nasihat, anjuran, atau petuah. Agar orang yang mendengarnya dapat menangkap dan mengamalkan isi dari pantun tersebut.

3. Pantun teka-teki

Jenis pantun yang satu ini sesuai dengan namanya, mengandung sebuah teka-teki. Yang membuat pendengar tertantang untuk berpikir keras agar mendapatkan jawaban dari teka-teki tersebut.

4. Pantun agama

Pantun jenis ini memiliki isi tentang nasihat atau anjuran tentang kehidupan yang memiliki keterkaitan dengan agama.

5. Pantun jenaka

Ini adalah jenis pantun anak-anak yang sangat terfavorit, karena mengandung kata-kata lucu dan juga menghibur. Sehingga dapat mencairkan suasana, menghasilkan canda tawa, dan membuat hiburan tersendiri bagi para pendengar.

6 Manfaat Pantun Anak-anak

Tahukah Anda? Pantun anak-anak ternyata memiliki 6 manfaat yang cukup penting untuk perkembangan skill anak. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya!

1. Melatih keterampilan indera pendengaran

Saat mendengarkan pantun, indera pendengaran anak akan semakin terasah dan tajam. Sehingga mereka bisa menghargai sajak dan juga irama dari sebuah pantun. Selain itu, keterampilan kognitif dan perkembangan memori anak juga akan semakin meningkat saat mendengarkan pantun.

2. Dapat mengembangkan keterampilan pada memori auditori

Manfaat yang kedua dari pantun anak-anak adalah dapat mengembangkan keterampilan pada memori auditori saat anak membuat sebuah pantun. Karena anak akan berusaha mengingat sajak pada pantun tersebut. Selain itu, kemampuan bicara anak juga akan semakin meningkat ketika mendengarkan pantun.

3. Dapat meningkatkan acting skill anak

Pantun memiliki suatu irama yang mengharuskan anak berekspresi saat membacakannya. Nah, secara tidak langsung, hal tersebut dapat mengasah acting skill seorang anak. Anak akan semakin terampil dalam berekspresi dan juga mengolah mimik wajah sesuai isi dari pantun.

4. Bisa membantu anak agar lebih mudah dalam belajar membaca

Berdasarkan penelitian yang sudah pernah dilakukan, pantun ternyata sangat membantu anak dalam proses belajar membaca. Karena irama-irama yang terdapat dalam sebuah pantun membuat anak lebih mudah untuk mengingat dan mengenal huruf-hurufnya. Sehingga, anak akan lebih cepat bisa untuk membaca kata-kata.

5. Dapat membantu anak untuk menghafal dalam waktu yang cepat

Seperti yang sudah dijelaskan pada manfaat keempat, irama-irama dalam pantun mampu membuat anak lebih cepat dalam mengingat huruf-huruf pada pantun. Oleh karena itu, memori otak anak secara tidak langsung semakin terasah dan memudahkannya untuk menghafal.

6. Mampu meningkatkan imajinasi seorang anak

Saat membuat sebuah pantun, anak pasti akan merangkai kata demi kata secara kreatif dan menarik. Sehingga menuntut untuk berimajinasi tentang berbagai hal. Oleh sebab itu, imajinasinya akan semakin terasah ketika membuat pantun. Tidak hanya saat membuatnya saja, bahkan saat mendengarkan orang lain membaca pantun, anak akan otomatis membayangkan kata-kata dalam pantun tersebut.

Contoh dan Makna dari Pantun Anak-anak

Mendengar sebuah pantun secara otomatis akan membuat Anda berusaha untuk memahami makna dari isi pantun tersebut. Berikut ini ada beberapa contoh pantun anak-anak beserta makna yang terkandung di dalamnya!

1. Contoh dan makna pantun budi

Pergi ke warung membeli tabung

Setelah habis dibeli lagi

Janganlah kamu lupa untuk menabung

Agar kelak kamu tidak merugi

Makna dari pantun tersebut adalah berisi nasihat, agar Anda rajin untuk menabung, sehingga tidak mengalami penyesalan pada kemudian hari. Karena kondisi perekonomian akan selalu berubah setiap waktu, kadang baik, kadang juga mengalami kondisi sulit seperti saat ini. Oleh karena itu, tabungan sangat penting sebagai simpanan yang dapat digunakan pada masa sulit atau terdesak.

2. Contoh dan makna pantun jenaka

Mampir sebentar membeli paku

Jangan lupa membeli kuas

Sungguh malang nasibku

Makan daging rendang rasa lengkuas

Makna dari contoh pantun jenaka diatas adalah bermakna sebuah hiburan. Pantun tersebut menceritakan kemalangan nasib seseorang yang sedang memakan daging rendang, namun malah tergigit lengkuas. Hayo siapa yang pernah salah ambil lengkuas karena dikira daging rendang? Pasti sangat menyebalkan bukan?

3. Contoh dan makna pantun agama

Buah semangka tengahnya dibelah

Saat dimakan, hilang dahaga

Jangan pernah melanggar perintah Allah

Jika ingin masuk surga

Makna dari pantun agama tersebut adalah ajakan untuk selalu mengerjakan dan mentaati perintah Allah, agar dapat masuk surga. Karena jika melanggar semua perintah Allah, bagaimana bisa untuk masuk ke dalam surga? Yang ada, nantinya akan masuk ke neraka. Aduh jangan sampai ya, seram!

4. Contoh dan makna pantun teka-teki

Jalan-jalan ke Cibodas

Mampir sebentar membeli kuota

Jika kamu memang cerdas

Apa bedanya kangkung dan onta

Makna pantun teka-teki yang satu ini adalah menantang Anda untuk menjawab perbedaan dari sayur kangkung dan juga binatang onta. Ada yang tahu apa perbedaannya? Silahkan untuk berpikir keras!

5. Contoh dan makna pantun adat

Makan siang lauknya sarden

Sardennya enak membikin tersedu

Lihatlah itu penyanyi sinden

Wajahnya ayu bersuara merdu

Contoh pantun adat yang satu ini memiliki makna sebuah informasi tentang budaya daerah Jawa. Seorang penyanyi sinden berparas cantik dan memiliki suara yang sangat merdu. Penyanyi sinden adalah seorang penyanyi wanita yang menyanyikan tembang Jawa dengan nada yang tinggi.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang pengertian pantun anak-anak, jenisnya, manfaatnya, contoh, dan juga maknanya. Pantun merupakan sebuah karya sastra asli Indonesia yang wajib untuk kita lestarikan. Jangan sampai perkembangan zaman yang pesat, menghilangkan karya sastra yang satu ini karena dianggap tidak keren.

Anda dan semua orang Indonesia harusnya saling bekerjasama untuk menciptakan pantun-pantun yang lebih kreatif dan modern. Agar pantun tidak hilang ditelan oleh zaman. Karena pantun sangat banyak manfaatnya baik untuk anak-anak hingga orang tua.

Ini adalah sebuah karya sastra positif dan juga sangat bermanfaat yang seharusnya terus kita lestarikan. Kalo bukan kita yang menjaga dan melestarikannya, siapa lagi? Jangan sampai karya ini diambil oleh negara lain, baru kita menyadari kepemilikan dari karya sastra tersebut. Itu adalah sebuah langkah yang terlambat.

2 thoughts on “Jenis Pantun Anak-anak dan Manfaatnya”

Leave a Comment