Inilah Tanda Dan Proses Melahirkan Normal

Bagi Anda yang akan melahirkan anak pertama, mungkin akan membayangkan betapa sakitnya dan menakutkannya melahirkan normal. Namun faktanya, melahirkan normal tak semenakutkan yang Anda bayangkan.

Melahirkan normal

Sumber gambar : https://unsplash.com/photos/WCbCRXk7nmU

Saat menuju kelahiran sang bayi, tubuh Anda akan memberikan jalan keluar untuk bayi dengan cara normal dan alami melalui vagina. Ada beberapa ibu yang beruntung bisa melalui proses melahirkan normal dengan cepat namun ada juga yang harus melalui proses panjang menunggu bukaan lengkap agar bayi bisa lahir dengan normal tanpa obat atau proses pembedahan.

Agar tidak cemas dan takut melahirkan normal, Anda perlu mengetahui serangkaian tahapan melahirkan normal sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) dan sebelum waktunya bayi lahir ke dunia.

Inilah Tanda dan cara melahirkan normal

Melahirkan normal berarti proses persalinan seorang ibu untuk mengeluarkan janin melalui vagina tanpa bantuan obat atau anestesi pembedahan. Biasanya, dokter akan menganjurkan Anda untuk lebih peka terhadap tanda-tanda melahirkan. Selain itu biasanya dokter juga akan memberikan opsi pada Anda melahirkan normal atau melahirkan caesar.

Tanda melahirkan normal setiap wanita berbeda antara satu dengan lainnya. Berikut tanda yang mungkin akan Anda rasakan sebelum melahirkan normal.

Tanda – Tanda Melahirkan normal

Wanita yang akan melahirkan normal, pasti merasakan beberapa tanda melahirkan normal, diantaranya.

Sumber: https://unsplash.com/photos/uS5lTkVwSb0

Posisi janin yang berubah

Posisi janin sangat menentukan proses persalinan Anda. Pada minggu ke 30 hingga 34, janin akan selalu berubah posisi. Sampai kepala bayi berada di bawah dan siap untuk dilahirkan oleh sang ibu. Anda bisa mengetahui posisi bayi berubah atau sudah siap untuk dilahirkan dengan cara USG ke dokter kandungan atau Obgyn terdekat.

Lebih sering buang air kecil daripada biasanya

Ketika akan melahirkan normal, Anda akan merasakan dan sering buang air kecil daripada biasanya. Hal ini dikarenakan adanya dorongan atau tekanan pada kandung kemih oleh kepala bayi. Sehingga Anda akan sering merasa dan ingin buang air kecil daripada biasanya.

 

Sakit punggung bagian bawah

Selama hamil, Anda akan lebih sering merasakan sakit punggung. Namun, ketika akan melahirkan normal, rasa sakit punggung bagian bawah ini akan lebih terasa. Janin mulai menekan panggul untuk memposisikan kepala agar berada di bawah dan siap untuk dilahirkan.

 

Keputihan berlebih

Menuju melahirkan normal, Anda akan mengalami keputihan yang meningkat. Biasanya keputihan ini brwarna putih hingga merah muda. Bahkan terkadang ada sedikit noda darah. Namun Anda jangan khawatir karena ini termasuk tanda biasa dari kehamilan sehat dan normal.

 

Nyeri payudara

Anda merasakan nyeri pada bagian payudara? Berarti Anda baru merasakan salah satu tanda – tanda melahirkan normal. Saat Anda berada di trimester ketiga, Anda akan merasakan payudara yang terasa berat dan tidak nyaman.

 

Kontraksi otot rahim

Di trimester ketiga mendekati persalinan, Anda akan merasakan kontraksi otot rahim. Biasanya ini terjadi secara berkala. Hal ini menandakan bahwa Anda akan segera melahirkan.

 

Kantung ketuban pecah

Ada beberapa wanita yang mengalami kantong ketuban pecah sebelum melahirkan normal. Maka Anda harus segera ke dokter atau bidan terdekat agar segera ditangani proses melahirkan normalnya. Namun ada juga yang pecah ketuban terjadi selama persalinan.

 

Proses Melahirkan normal

Proses melahirkan normal berarti Anda memilih melahirkan bayi Anda melalui vagina tanpa bantuan obat atau anestesi. Nah, ada tiga tahapan yang perlu Anda ketahui sebelum Anda melahirkan normal

Tahap pertama, pembukaan serviks

  • Di tahap pertama proses melahirkan normal terdiri atas 3 fase yaitu, fase awal, fase aktif, dan fase transisi. Sebelum ke fase awal, Anda akan mengalami penipisan serviks dan pembukaan. Hal ini terjadi selama satu jam atau lebih. Serviks  melebar menjadi 3 centimeter.
  • Pada fase awal, Anda akan mulai sadar dengan kontraksi yang Anda alami. Biasanya, kontraksi terjadi setiap 3 sampai 5 menit. Namun bisa bervariasi. Pada fase ini, Anda akan mulai ingin ke toilet karena rasa sakit awal tanda melahirkan dimulai
  • Fase kedua  proses melahirkan normal adalah fase aktif. Di fase aktif proses melahirkan normal, Anda akan mengalami pembukaan kelahiran dari leher rahim yang lebih lebar lagi. Lebarnya kira-kira 4-9 cm. Faktor yang memicu melebarnya pembukaan adalah kekuatan kontraksi yang semakin besar.
  • Selain kontraksi, Anda juga akan merasa sakit punggung, kram, dan pendarahan. Biasanya terjadi 3-5 jam. Pada kondisi ini, Anda disarankan untuk pergi ke tempat persalinan yang sudah Anda persiapkan.
  • Fase terakhir adalah fase transisi. Pada fase ini, serviks telah membuka selebar 10 cm. Kontraksi yang kuat akan semakin Anda rasakan. Akan terasa lebih menyakitkan, lebih hebat, dan kat. Frekuensi kontraksi terjadi setiap 30 detik sampai 4 menit sekali dan berlangsung 60-90 detik.
  • Dari fase ini hingga melahirkan normal, biasanya terjadi kurang lebih 30 menit sampai dengan 2 jam.

 

Tahap kedua, melahirkan normal

Sumber gambar: https://unsplash.com/photos/84fhDJI6Nfs

 

  • Pembukaan serviks ke 10 atau selebar 10 cm, tandanya bayi siap untuk dilahirkan. Biasanya Anda akan mengalami dorongan untuk mengejan. Hal ini karena ada bayi yang hendak keluar. Untuk itu, Anda harus tahu cara mengejan yang tepat saat melahirkan normal.
  • Ketika serviks telah terbuka, dokter akan menganjurkan Anda untuk mengejan agar tubuh bayi bergerak menuju vagina. Mengejan selama melahirkan bertujuan untuk mendorong bayi keluar.
  • Anda tak perlu khawatir karena dokter dan tim medis akan membantu proses persalinan Anda. Dokter pun akan memberikan instruksi terkait mengambil napas dan menghembuskannya.
  • Tahapan melahirkan normal melalui vagina membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 3 jam. Hal ini bergantung dengan kondisi tubuh Anda.
  • Di tahap ketiga ini, kepala sudah berangsur-angsur menuju vagina hingga dokter akan melihat kepala sudah menyentuh vagina atau belum. Jika kepala sudah menyentuh vagina, maka Anda akan diinstruksikan untuk mengambil napas.
  • Ada kalanya dokter akan melakukan prosedur episiotomi untuk mempercepat jalannya proses kelahiran. Anda akan diberi bius lokal setelah bayi lahir kemudian dijahit kembali seperti semula.

  Tahap ketiga, plasenta dikeluarkan

  • Selamat bayi Anda telah lahir. Namun perjuangan belum selesai. Anda harus berusaha untuk mengeluarkan plasenta. Terdapat 2 cara yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan plasenta. Pertama dengan menggunakan tindakan agar mempercepat proses melahirkan normal. Kedua, berlangsung secara alami tanpa tindakan medis.
  • Setelah plasenta keluar melalui vagina, Anda dan bayi melakukan kontak kulit dan mulai melakukan inisiasi menyusui dini. Hal ini akan membantu mempercepat pengeluaran plasenta.

Akhirnya Anda telah selesai membaca penjelasan tentang tanda-tanda dan proses melahirkan normal. Anda tidak akan takut dan khawatir lagi menghadapi proses melahirkan normal. Persiapkan fisik dan mental Anda agar semuanya berjalan lancar

Leave a Comment