Ingin Cepat Hamil? Pelajari Cara Menghitung Masa Subur Berikut Ini!

Menghitung masa subur, merupakan salah satu cara terbaik agar dapat segera hamil. Karena pada masa tersebut, ovarium akan mengeluarkan satu atau dua buah sel telur. Jika Anda berhubungan badan pada masa itu, maka sel sperma akan dengan mudah bertemu sel telur, kemudian terjadilah proses pembuahan.

Proses pembuahan tersebut adalah awal mula dari terbentuknya janin di dalam rahim seorang wanita. Nah, janin tersebut akan terus berkembang menjadi seorang bayi. Maka dari itu, sangat penting untuk Anda mengetahui kapan masa subur tersebut tiba. Agar cita-cita Anda dan pasangan untuk segera memiliki keturunan dapat segera tercapai.

Karena, sel telur hanya dapat dibuahi oleh sel sperma dalam jangka waktu 24 jam setelah keluar dari ovarium. Jika tidak terjadi pembuahan, maka sel telur akan mati dengan sendirinya. Selain wanita, pria juga perlu untuk mengetahui kapan masa suburnya tiba. Mari kita langsung masuk ke dalam pembahasan!

2 Rumus Menghitung Masa Subur Berdasarkan Siklus Haid

Menghitung masa subur

Sudah tahukah Anda kapan masa subur Anda tiba? Apakah Anda sudah tahu rumus untuk menghitungnya? Berikut ini adalah 2 rumus untuk menghitung masa subur berdasarkan dari siklus haid Anda!

1. Berdasarkan siklus terpendek haid

Rumus pertama untuk menghitung masa subur adalah dari siklus terpendek haid Anda. Hal yang pertama Anda lakukan, yaitu mencatat dan juga menganalisa siklus haid Anda dalam 8 bulan terakhir. Ketika Anda sudah mendapatkan hasilnya, lihat dari siklus terpendeknya. Jika siklus terpendek Anda berjumlah 27 hari kurangkan dengan angka 18, maka akan di dapat hasil 9.

Angka 9 merupakan hari pertama masa subur, dan ini adalah waktu atau masa paling subur Anda. Maksud dari angka 9, yaitu hari kesembilan yang dihitung dari hari pertama Anda haid. Misalkan Anda haid pada tanggal 2, maka hari pertama masa subur Anda jatuh pada tanggal 10.

2. Berdasarkan siklus terpanjang haid

Rumus kedua menghitung masa subur, yaitu melalui siklus terpanjang haid Anda. Setelah mengetahui hari pertama masa subur Anda, selanjutnya adalah mengetahui kapan hari terakhir masa subur Anda. Caranya, dari hasil catatan dan juga analisa siklus haid Anda selama 8 bulan terakhir, Anda lihat siklus terpanjangnya.

Jika siklus haid terpanjang Anda berlangsung selama 30 hari, kurangkan dengan angka 11, maka hasilnya adalah 19. Angka 19 merupakan hari terakhir masa subur Anda, yang berarti adalah hari ke-19 dari hari pertama Anda haid. Jika Anda haid pada tanggal 2, maka hari terakhir masa subur Anda jatuh pada tanggal 20. Kesimpulannya, masa subur Anda terjadi selama 11 hari, yaitu dari tanggal 10 sampai tanggal 20.

4 Indikator Datangnya Masa Subur Setelah Haid

Jika Anda merasa ragu dengan hasil hitungan tersebut, ada 4 indikator yang dapat membuat Anda semakin yakin datangnya masa subur. Berikut adalah penjelasan singkatnya!

1. Suhu basal tubuh yang meningkat

Apa itu suhu basal tubuh? Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh Anda pada saat terbangun di pagi hari. Dalam kondisi normal, tubuh memiliki suhu basal sekitar 35,5 sampai 36,6 derajat Celsius. Namun, jika Anda merasa suhu tubuh Anda tiba-tiba meningkat pada pagi hari setelah bangun tidur. Hal ini menandakan bahwa Anda sedang mengalami proses ovulasi.

2. Mengalami rasa nyeri ringan atau berat pada bagian punggung atau perut

Ada sebagian wanita merasakan nyeri ringan atau berat pada bagian punggung atau perut setelah selesai haid. Rasa nyeri ini bisa menjadi sebuah indikasi datangnya masa subur Anda. Itu adalah sebuah reaksi alami tubuh, untuk memberi tahu Anda bahwa ovarium sedang memproduksi sel telur.

3. Keluarnya lendir yang berasal dari mulut rahim

Jika Anda menemukan lendir serviks bertekstur elastis, licin, dan juga berwarna bening, itu adalah sebuah pertanda proses ovulasi. Karena lendir tersebut bertugas untuk melindungi dan melancarkan jalan sel sperma untuk menuju rahim dan bertemu dengan sel telur.

4. Muncul perasaan yang lebih bergairah

Saat masa subur, seorang wanita akan menjadi lebih bersemangat, lebih bergairah, dan juga lebih senang bersosialisasi. Jika Anda merasakan perasaan tersebut, bisa mulai untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan agar dapat segera hamil.

3 Cara Menghitung Masa Subur Setelah Mengalami Keguguran

Saat mengalami keguguran atau kehilangan janin di dalam rahim, pasti akan membuat Anda sedih. Karena harapan Anda untuk segera memiliki seorang anak seketika hilang karena terjadinya keguguran. Namun, Anda tidak perlu bersedih terlalu lama. Karena Anda masih punya kesempatan untuk hamil lagi. Berikut ini 3 cara menghitung masa subur setelah Anda mengalami keguguran!

1. Membuat catatan siklus haid

Sama seperti cara menghitung masa subur sebelumnya, Anda juga harus mencatat siklus haid Anda setelah mengalami keguguran. Dengan melakukan hal tersebut, Anda akan lebih mudah mengetahui kapan masa subur Anda tiba.

2. Melakukan konsultasi bersama dokter kandungan

Setelah keguguran, kondisi tubuh, rahim, dan juga siklus haid Anda pasti akan mengalami perubahan. Oleh karena itu, Anda perlu untuk berkonsultasi dengan dokter, agar tepat dalam menghitung masa subur. Sehingga Anda bisa segera hamil lagi.

3. Merasakan beberapa perubahan pada tubuh

Tanda datangnya masa subur dapat Anda rasakan melalui perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. Seperti payudara yang terasa nyeri, suhu tubuh yang berubah, keluar lendir yang banyak pada vagina, dank ram ringan pada panggul.

Cara Menghitung Masa Subur Pria

Untuk mencapai tujuan bersama agar cepat mendapatkan anak, tidak hanya wanita yang wajib menghitung masa subur. Pria juga penting untuk melakukan hal yang sama, namun caranya sudah pasti berbeda. Karena pria tidak mengalami siklus haid.

Cara mengetahui masa subur pria adalah berdasarkan dari waktu. Menurut sebuah jurnal dari Chronobiology International, sebelum pukul 07.30 pagi, kualitas sperma sangat baik. Selain dari waktu, faktor cuaca juga sangat berperan penting. Dalam kondisi cuaca seperti di Indonesia, masa subur pria terjadi pada waktu subuh hingga pagi hari. Yaitu saat suhu udara tidak terlalu panas.

Seperti itulah cara menghitung masa subur pada wanita dan juga pria. Semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin segera mendapatkan momongan. Karena memiliki anak-anak yang lucu dan juga menggemaskan adalah impian setiap pasangan.

Jika sudah berusaha untuk selalu berhubungan seks pada masa subur, namun Anda tidak juga bisa hamil, segera berkonsultasi dengan dokter. Anda bisa memeriksakan kondisi kesehatan organ reproduksi Anda dan juga pasangan, apakah dalam kondisi sehat atau sedang sakit. Sehingga Anda dapat mengetahui apa penyebab Anda tidak kunjung hamil hingga saat ini. Selain itu, dokter juga bisa memberikan solusi untuk Anda dan juga pasangan agar dapat segera memiliki keturunan.

2 thoughts on “Ingin Cepat Hamil? Pelajari Cara Menghitung Masa Subur Berikut Ini!”

Leave a Comment