7 Jenis Permainan Tradisional Indonesia Paling Populer Dimainkan

Perkembangan teknologi saat ini semakin masif terutama ditengah-tengah wabah Covid-19. Terutama penggunaan gawai untuk keperluan mendapatkan informasi, untuk keperluan anak-anak belajar atau sekolah daring, maupun bekerja dari rumah. Secara tidak langsung aktivitas di luar rumah menjadi berkurang sedikit demi sedikit dan segala aktivitas harus dikerjakan dari rumah.

Apabila tidak ada hiburan untuk menjaga kesehatan mental terutama untuk anak-anak, aktivitas yang banyak dan dilakukan di rumah saja tersebut bisa membuat stres. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mendapatkan hiburan adalah bermain permainan tradisional Indonesia. Berikut ini ada beberapa rekomendasi permaian yang bisa dipilih.

1. Petak Umpet

Permainan tradisional indonesia

Sumber gambar : reshot.com

Permainan tradisional Indonesia pertama yang paling digemari adalah petak umpet. Permainan ini dilakukan antara dua orang hingga lebih. Cara melakukan permainan ini pun terbilang mudah. Para pemain tinggal memutuskan siapa yang menjadi penjaga dengan melakukan suit. Apabila pemain yang kalah suit bisa menghitung angka antara satu sampai sepuluh dengan menutup mata.

Para pemainnya lainnya harus mencari tempat sembunyi saat penjaga sedang berhitung. Apabila para pemain lainnya tidak segera menemukan tempat untuk bersumbunyi sampai angka sepuluh, pemain tersebut harus menjadi penjaga. Begitu juga saat pemain lain ditemukan oleh penjaga di tempat persembunyiannya.

Permainan ini bisa dijadikan sebagai hiburan di luar rumah arau halaman rumah saat Anda atau anak-anak sedang jenuh melakukan aktivitas di rumah saja. Jangan lupa saat main petak umpet ini, jagalah kesehatan diri dengan tetap menjaga kebersihan diri misalnya cuci tangan dan kaki dengan air mengalir sebelum masuk rumah.

2. Benteng-Bentengan

Permainan selanjutnya adalah permaianan benteng-bentengan. Cara melakukan permainan tradisional Indonesia ini dilakukan berkelompok. Satu kelompok terdiri dari minimal dua orang boleh juga lebih dari dua orang. Namun, permainan ini lebih seru bila terdiri lebih dari dua orang. Hal ini dikarenakan satu orang untuk menjaga benteng dan satu orang lagi untuk menyerang benteng lawan.

Sebelum melakukan permainan, ada baiknya tiap tim membentuk benteng pertahanan. Bentuk benteng pertahanannya pun boleh bermacam-macam. Misalnya tiang listrik, pohon, pagar rumah dan lainnya. Selain menyiapkan benteng, tim juga harus menyiapkan tempat tawanan untuk menawan penyerang.

Apabila ingin dimulai masing-masing tim boleh mendelegasikan satu orang untuk suit. Apabila ada tim yang menang, tim tersebut boleh menyerang terlebih dahulu. Pada saat tim penyerang mulai beraksi, tim lainnya bersiap-siap untuk menyentuhnya atau menangkapnya agar bisa menempatkan penyerang dalam tempat tawanan.

Hal ini dilakukan terus menerus hingga pemain salah satu tim habis. Apabila ada tim yang kehabisan pemain dan benteng berhasil ditembus oleh penyerang, permainan pun bisa selesai. Dengan begitu tim penyerang bisa menjadi pemenang. Jika sudah ada tim yang menang, maka tim pemenang boleh melakukan apa saja kepada tim yang kalah. Misalnya menraktir jajanan pasar atau lainnya.

3. Petak Jongkok

Serupa tapi sama terhadap permainan sebelumnya. Permainan tradisional Indonesia yang satu ini juga dilakukan oleh banyak orang. Adapun cara bermainnya adalah menentukan pengejar terlebih dahulu dengan melakukan suit di antara pemain. Apabila pengejar sudah ada, pemain lainnya harus lari untuk menghindari pengejar yang hendak menyentuhnya. Apabila tersentuh, harus menggantikan posisi pengejar.

Cara menghindari dari pengejar adalah berjongkok. Apabila ada pemain yang jongkok, secara otomatis pemain tersebut bisa lolos dari sentuhan pengejar. Pemain yang jongkok tidak boleh berdiri sendiri. Pemain tersebut bisa berdiri bila pemain lainnya yang berdiri membangunkannya. Dengan begitu pemain yang jongkok tadi bisa berlari menjauhi pengejar.

Permainan ini dianggap berakhir bila ada pemain yang jongkok terkahir. Pemain yang jongkok terakhir inilah yang menjadi pengejar di ronde berikutnya. Bagi pemain yang tidak pernah tersentuh oleh pengejar dan tidak pernah jongkok terakhir, itulah pemenangnya.

4. Panjat Pintu

Sumber gambar : youtube.com

Permainan tradisional Indonesia lainnya yang cukup ekstrem adalah memanjat samping pintu. Pemainan ini dibutuhkan kekuatan kaki dan keberanian yang cukup ekstra. Pasalnya, pemain yang biasa dilakukan minimal dua orang ini dapat dikatakan sebagai pemenang bila sudah mencapai titik tertinggi pintu dan bisa bertahan beberapa lama. Lamananya waktu berada di samping pintu ini disepakati dari kedua belah pihak.

5. Bola Bekel

Bagi yang tidak menyukai permainan esktrem, Anda bisa mencoba permainan santai yang satu ini. Bola bekel ini biasanya dimainkan oleh kalangan perempuan. Permainan tradisional Indonesia ini biasa dilakukan minimal dua orang atau lebih. Adapun peralatan yang biasa dipakai adalah bola dan pit, semacam kerikil kecil, yang biasa berjumlah 5 buah.

Cara melakukan permainan ini pun terbilang cukup mudah. Pemain harus suit terlebih dahulu untuk menentukan siapa yang harus bermain terlebih dahulu. Apabila sudah mendapatkan pemain pertama, permainan bisa langsung dimulai dengan melempar bola ke atas. Sembari bola ke atas, pemain harus mengambil pit satu per satu dalam genggaman.

Setelah mengambil pit satu persatu, pemain harus mengambil pit dua dalam genggaman. Begitu seterusnya hingga pit yang berjumlah 5 buah itu terselesaikan. Babak berikutnya setelah mengabil pit adalah mengubah posisi pit. Apabila ada posisi pit yang tidak seharusnya, seperti tengkurap dan tidak terlihat tanda titik, harus diubah dengan cara melambungkan bola terlebih dahulu.

6. Layang-Layang

Apabila permainan sebelumnya bola bekel biasa dimainkan oleh kalangan perempuan, permainan tradisional Indonesia satu ini biasa dilakukan oleh kalangan laki-laki. Pada umumnya layangan ini dibentuk dari selembar kertas yang ditempel pada batang bambu yang dipotong dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi layangan.

7. Lompat Tali

Sumber gambar : youtube.com

Permainan lainnya yang patut dicoba adalah lompat tali. Permainan ini biasanya dilakukan berkelompok atau minimal terdiri dari tiga orang. Adapun cara bermainnya adalah menyiapkan tali terlebih dahulu yang bisa terbuat dari apapun seperti karet.

Setelah tali sudah ada, pemain bisa suit untuk menentukan pemain pertama, kedua dan seterusnya. Permainan ini dimainkan dengan beberapa babak. Babak pertama, pemain harus bisa melompati tali dengan kaki satu selama 5 kali dengan hitungan 5 detik atau hentakan kaki sebanyak 5 kali.

Babak kedua, pemain harus melompati tali sebanyak 5 kali juga dengan hentakan kaki sebanyak 5 kali namun diberi jeda satu kali hentakan kaki. Pada babak ketiga, pemain harus bisa melompati tali dengan cara 2 kali variasi. Variasi pertama, kaki pemain harus dilompatkan seperti babak pertama namun 3 kali saja. Variasi kedua, pemain harus melompat dengan kaki menyilang di antara tali sebanyak 5 kali.

Ketiga babak tersebut dilakukan saat tali berada di lantai, ronde pertama. Ronde kedua dilakukan dengan cara yang sama namun posisi tali berada di lutut penjaga tali yang jongkok. Ronde ketiga juga dilakukan seperti cara-cara sebelumnya namun posisi tali berada di tengah perut penjaga tali yang berdiri. Ronde keempat dilakukan dengan posisi tali berada di dada.

Terakhir ronde kelima dilakukan saat tali berada di atas kepala penjaga tali yang berdiri. Permainan ini bisa dikatakan berakhir saat pemain kalah ditiap ronde atau babak. Pemain yang berhasil melewati 3 babak dalam 5 kali ronde, pemain tersebut dikatakan sebagai pemenang

Demikianlah beberapa rekomendasi permainan tradisional Indonesia yang bisa Anda coba. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik sebelum memulai permainan tersebut. Ada baiknya juga melakukan pemanasan sebelum bermain dan juga lupa selalu menjaga kebersihan diri setelah bermain.

Leave a Comment