6 Pilihan Kartun Anak Muslim Terbaik untuk Menemani Belajar

Pendidikan anak merupakan salah satu kebutuhan yang krusial. Hal ini dikarenakan pendidikan bisa mengubah suatu keadaan anak dimasa mendatang. Sedini mungkin anak mendapatkan pendidikan, cara berpikir anak akan terasah dengan sebaik mungkin. Berbagai macam bentuk pendidikan bisa diberikan kepada anak. Terutama pendidikan yang sesuai dengan bakat dan minat anak.

Salah satu cara mendapatkan pendidikan adalah melalui film kartun atau film animasi. Saat ini banyak rekomendasi film kartun anak muslim yang bisa dilihat dan dipelajari untuk anak. Berikut ini ada beberapa pilihan yang bisa Anda berikan kepada anak.

1. Upin dan Ipin

Kartun anak muslim

Sumber gambar : dokumen pribadi

Pilihan kartun anak muslim pertama berasal dari Negara Malaysia. Film kartun ini menceritakan keseharian dua tokoh utama yaitu Upin dan Ipin. Upin dan Ipin adalah dua anak kembar yang berstatus sebagai anak yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal saat Upin dan Ipin masih kecil. Selama ini Upin dan Ipin hidup bersama kakaknya yang akrab dipanggil Kak Ros dan neneknya.

Upin dan Ipin dalam kesehariannya berkerabat dengan beberapa teman. Ada Ehsan, Fizi, Mei-Mei, Jarjit, Ismail, Susanti, Ijat, dan Zul. Selain itu, Upin dan Ipin juga hidup bertetangga dengan Uncle Muthu, Kakek Dalang Senin bin Kamis, Abang Soleh, Uncle Ah Tong.

Selayaknya anak kecil, keseharian Upin dan Ipin diisi dengan bermain dan belajar. Upin dan Ipin belajar di sekolah TK bersama Cikgu Jasmin, Cikgu Besar (Kepala Sekolah), dan Cikgu Melati. Setelah sekolah, Upin dan Ipin biasanya juga pergi mengaji ke surau bersama teman-temannya. Apabila bulan Ramadan tiba, biasanya Upin dan Ipin beserta kawan-kawannya juga memeriahkan acara yang diadakan di kampung.

Tidak hanya itu saja, kisah yang diceritakan Upin dan Ipin ini juga mengangkat cerita imajinasi layaknya anak kecil pada umumnya. Salah satu ceritanya adalah imajinasi robot yang merupakan transformasi perubahan dari Upin dan Ipin. Ada juga yang menceritakan imajinasi berubahnya Upin dan Ipin menajdi detektif saat Tuk Dalang kehilangan ayam peliharaannya.

Kartun anak muslim produksi  Les’ Copaque Malaysia ini tentu menggunakan Bahasa Melayu sebagai bahasa utama. Ada beberapa dialog yang menggunakan bahasa asing misalnya Bahasa Cina yang diucapkan Mei-Mei dan Uncle Ah Tong. Ada juga Bahasa Indonesia yang diucapkan oleh Susanti. Hal ini dikarenakan tokoh-tokoh tersebut memang berasal atau keturunan selain melayu.

2. Omar dan Hana

Sumber gambar : dokumen pribadi

Apabila Anda ingin memberikan tontonan kartun anak muslim yang ada pemeran anak perempuan, Anda bisa memilihkan kartun yang satu ini. Kartun ini juga merupakan kartun produksi Negara Malaysia. Jadi, percakapan atau dialog yang ditampilkan juga menggunakan Bahasa Melayu.

Kartun ini menceritakan Omar dan Hana yang merupakan kakak beradik. Selain ada Omar dan Hana, tokoh lain yang ditampilkan adalah orang tua Omar dan Hana. Kebanyakan cerita yang ditampilkan adalah karakter Omar sang kakak yang suka memberikan penjelasan atau pemahaman kepada sang adik terhadap berbagai hal.

Cerita yang paling sederhana adalah saat Hana ingin bermain ke pantai tapi terhalang Ayah yang sibuk bekerja. Omar sang kakak ingin adiknya bisa tetap ceria dan berhenti merengek dengan cara membuat pantai-pantaian di depan rumahnya bersama Ibu. Selain itu, ada juga yang membahas tentang keseharian lalu dihubungkan dengan belajar doa atau surat pendek-surat pendek.

3. Syamil dan Dodo

Sumber gambar : dokumen pribadi

Serial kartun yang sudah tayang semenjak tahun 2000-an ini merupakan produksi dalam negeri. Serial kartun anak muslim ini  secara keseluruhan menggunakan Bahasa Indonesia dengan begitu, anak-anak lebih paham sekaligus memperdalam penggunaan Bahasa Indonesia.

Serial kartun ini menceritakan tokoh Syamil dan Dodo yang merupakan dua sahabat yang dekat. Cerita yang ditampilkan dalam kartun mengenai kehidupan sehari-hari antara Syamil dan Dodo. Terkadang satu scene penuh kehidupan Syamil bersama keluarganya. Terkadang pula kehidupan penuh Dodo. Terkadang juga menceritakan Syamil dan Dodo saat di sekolah bersama guru dan teman lainnya.

4. Riko The Series

Sumber gambar : dokumen pribadi

Kartun yang baru dirilis pada 9 Februari 2020 ini merupakan ide dari artis terkenal di Indonesia, yaitu Teuku Wisnu dan Arie Untung bersama teman lainnya yaitu Yuda Wirafianto. Kartun anak muslim yang berdurasi empat sampai enam menit per episode pada musim pertama ini menceritakan tokoh utama bernama Riko. Selain ada Riko, ada juga Kak Wulan, Bunda, Ayah dan Qiio sang robot.

Riko merupakan anak laki-laki yang pintar dan energik yang memiliki rasa keingintahuan yang besar. Tak jarang Riko selalu membuat eksperimen untuk memuaskan rasa penasaran terhadap suatu hal. Namun, Riko terkadang ceroboh dalam melakukan eksperimen tersebut. Oleh karena itu, Riko terkadang dinasehati maupun diberikan masukan atau pengetahuan oleh orang rumah.

5. Nussa dan Rara

Sumber gambar : dokumen pribadi

Pilihan selanjutnya adalah kisah antara kakak beradik, Nussa dan Rara. Kartun anak muslim ini menampilkan tokoh utama Nussa, yang berusia 9 tahun bersama adiknya, Rara yang berusia 5 tahun. Selain itu, ada juga karakter Bunda yang hadir ditengah keluarga sederhana ini.

Kisah yang diangkat dalam serial kartun ini menceritakan kehidupan sehari-hari kakak beradik ini. Baik itu dalam keluarga, sekolah bersama teman dan gurunya, maupun dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah. Jadi, banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa dipelajari dari serial kartun ini.

Salah satu kisah yang ditampilkan adalah Rara tidak mau makan sedangkan sudah ada makanan yang dimasak oleh Bunda. Namun, Rara tidak selera dan ingin membuang makanannya. Nussa yang duduk di depannya dan mengetahui hal itu langsung menasehati Rara terhadap makanan yang tidak disukai Rara tersebut. Selain kisah itu, kartun ini juga mengajarkan doa sehari-hari sebagai bahan belajar anak di rumah.

6. Diva The Series

Sumber gambar : dokumen pribadi

Apabila Anda ingin anak cepat menghafal, Anda bisa pilihkan kartun ini. Pasalnya seri kartun anak muslim yang satu ini bisa mengajarkan anak-anak bernyanyi sambil menghafal. Jadi, anak-anak tidak akan terbebani menghafal terutama hafalan surat-surat pendek yang memiliki ayat panjang.

Pendengaran anak akan terlatih dan otomatis mengingat saat anak mendengarkan bacaan surat pendek, doa-doa harian, maupun asmaul husna yang diputar secara berulang-ulang.  Tidak hanya itu saja, kartun yang satu ini juga menceritakan kisah yang sederhana seputar dunia anak bersama karakter Diva.

Demikianlah beberapa pilihan kartun anak muslim yang bisa anak Anda tonton. Pilihan tersebut bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan anak. Apabila Anda hanya ingin sekadar menonton disela kesibukan belajar dan butuh hiburan, Anda bisa pilihkan kartun yang memiliki kisah ringan namun tetap mengedukasi. Apabila anak butuh menghafal, Anda bisa pilihkan kartun yang berisi lagu-lagu hafalan.

Leave a Comment